Manajemen Stres

Artikel Asli: Mayo Clinic (Terjemahan)
Source : http://www.mayoclinic.org

Stres dalam pekerjaan merupakan hal yang biasa dan normal untuk dihadapi oleh manusia dalam batas normal. Faktor pemicu stres, menjaga prespektif terhadap sebuah keadaan dan tau kepada siapa harus meminta bantuan adalah sebuah keterampilan khusus yang dibutuhkan untuk menangani masalah stres.

Tempat kerja merupakan merupakan sumber kemungkinan terjadinya stres, namun Anda terkadang merasa tidak memiliki kemampuan untuk menangani stres tersebut. Kemampuan yang efektif untuk mengatasi stres kerja dapat menguntungkan kehidupan profesional dan pribadi Anda. Berikut tips untuk mengatasi stres.

kepribadian Anda, pengalaman dan karakteristik unik lainnya dapat mempengaruhi cara Anda menanggapi dan mengatasi stres. Ada kondisi dimana situasi dan peristiwa yang mengindikasikan stressor bagi rekan-rekan Anda mungkin tidak mengganggu Anda sedikitpun, namun ada kondisi dimana Anda mungkin sangat sensitif terhadap stresor tertentu yang tampaknya tidak menjadi permasalahan bagi orang lain.

Untuk mulai mengatasi stres, terlebih dahulu identifikasi pemicu stres Anda.

Mulailah mereka ulang peristiwa satu hingga 2 minggu kebelakang, menginat peristiwa atau orang yang memberikan respon fisik, mental dan emosi yang negatif, sertakan deskripsi singat mengenai tiap kejadian yang sudah terjadi dan mulailah menjawab dan mengkaji pertanyaan berikut :

  • Dimana kamu?
  • Siapa yang terlibat?
  • Apa reaksi Anda?
  • Bagaimana perasaan Anda?

Kemudian evaluasi dari tiap peristiwa yang dicurigai menjadi faktor stres. Anda akan mungkin akan menemukan penyebab yang jelas dari datangnya stres contohnya kehilangan pekerjaan atau ada hambatan dalam mengerjakan project tertentu. Anda juga tentu pernah merasakan adanya masalah/stresor yang tidak terlalu memberatkan anda namun berlangsung secara terus menerus. yang diakibatkan oleh perjalanan panjang atau ruang kerja yang tidak nyaman.

Setelah Anda mengidentifikasi pemicu stres Anda, pertimbangkan setiap situasi atau kejadian dan mulai mencari cara untuk mengatasinya.

Anggaplah misalnya, Anda berpikir untuk pulang kerja lebih awal karena harus menjemput anak disekolah.  Namun, Anda memilih kesempatan menuntaskan kerja lebih prioritas dan dapat langsung memeriksa atau bertanya ke beberapa orang tua murid lain atau tetangga lainnya tentang mobil jemputan sekolah yang dinaiki anak Anda. Atau Anda dapat berpikir untuk memulai bekerja lebih awal, mempersingkat jam makan siang Anda untuk menjemput anak Anda dan mengambil menuntaskan pekerjaan kantor dirumah dan mengejar ketinggalan di malam hari

Seringkali, cara terbaik untuk mengatasi stres adalah denagn menemukan cara untuk mengubah keadaan yang menyebabkan munculnya stresor tersebut.

Selain mengatasi pemicu stres tertentu, kemampuan untuk mengatur waktu akan menurunkan faktor resiko stres, terutama jika cenderung merasa kewalahan atau sedang dalam keadaan terktekan karena tugas kantor. Mengatur waktu diantaranya :

  • Tetapkan tujuan yang realistis :  Bekerja dengan rekan-rekan dan para pemimpin untuk menetapkan harapan yang realistis sebelum tenggat waktu.  catat setiap progres dan sesuaikan tujuan Anda dengan kebutuhan.
  • Membuat daftar prioritas : catat dan buat ulasan singkat mengenai kegiatan apa yang akan Anda lakukan dalam satu/beberapa minggu kedepan.
  • Luangkan waktu Anda : Untuk proyek yang sangat penting atau sulit, mualilah mencari zona dimana Anda bisa bekerja tanpa gangguan namun tetap luangkan waktu untuk Anda beristirahat.

Ketika pekerjaan Anda benar benar membuat Anda stres, dan merasa seolah-olah hal itu dapat mengambil alih hidup Anda. Lakukanlah langkah – langkah berikut ini :

  • Cari penilaian dari sudut pandang orang lain : Berbicara dengan rekan-rekan yang terpercaya atau teman-teman tentang masalah yang Anda hadapi di tempat kerja. Mereka mungkin dapat memberikan wawasan atau menawarkan saran untuk mengatasi masalah Anda. tidak jarang  hanya dengan berbicara tentang stressor yang Anda hadapi sudah dapat membuat Anda sedikit lega.
  • Istirahat : Manfaatkann sedikit waktu untuk beristirahat saat bekerja. Bahkan beberapa menit dari waktu pribadi selama hari kerja sibuk dapat memulihkan sediti tenaga dan konsentrasi Anda. Demikian pula, mengambil cuti mendapatkan liburan dua minggu atau akhir pekan panjang akan memulihkan semangat dan kebugaran tubuh Anda.
  • Take a Leisure Time : Untuk mencegah kelelahan dan kepenatan, jadwalkan waktu untuk melakukan kegiatan yang Anda senangi.
  • Menjaga kesehatan : Pola hidup sehat, jadwal tidur yang cukup dan mengatur berat badan merupakan salah satu tips yang baik untuk mencegah stres.

Jika kondisi stres tidak kunjung hilang, berkonsultasi ke Dokter atau tenaga kesehatan terkait untuk mengetahui lebih lanjut masalah yang sedang Anda hadapi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s