Radial Nerve Injury

Definisi

Radial nerve injury adalah cedera yang dihasilkan oleh serabut saraf  radial yang putus, tergores, atau terkena inflamasi maupun mengalami penurunan akibat proses degeneratif. Biasanya letak cedara berlokasi diarea siku. Kerusakan pada saraf ini dapat mengakibatkan kodisi yang dinamakan Drop Hand.

Pada tahun 1980, WHO mendefinisikan bahwa drop hand merupakan salah satu jenis dari neuropati radialis, yaitu suatu kelainan fungsional dan struktural pada saraf radialis, kelainan yang dihubungkan dengan adanya bukti klinis, elektrografis, dan morfologis yang menunjukkan terkenanya saraf tersebut atau jaringan penunjangnya.

Etiologi

Gangguan yang banyak terjadi pada lesi di daerah Nervus Radialis adalah gangguan sensori sentuhan tekanan dan suhu pada bagian yang di intervesi oleh saraf radialis, terutama pada bagian palmar dan dorsal pada tangan, selain itu pada gangguan lesi saraf radialis terjadi penurunan aktivitas upper motor neuron diantaranya penurunan lingkup gerak sendi pada tangan.

Peran Okupasi Terapis

     1. Assesment Range Of Motion

Salah satu peran okupasi terapi dalam penatalaksanaan pasien dengan gangguan Nervus Radialis Injury adalah untuk meningkatkan lingkup gerak sendi, pada kasus Nervus Radialis Injury terjadi penurunan lingkup gerak sendi pada ekstermitas atas yang terkena, penurunan lingkup gerak sendi ini terjadi terutama pada bagian Wrist dan hand akibat kelemahan otot otot fleksor akibat lesi pada Nervus Radialis. Seorang Okupasi Terapis harus dapat melakukan assesment awal pengukuran lingkup gerak sendi pada pasien dengang gangguan Nervus Radialis, pengukuran ini bertujuan sebagai observasi awal dari terapi yang diberikan sehingga seorang okupasi terapi akan mendapatkan informasi dan data mengenai ketidakmampuan apa yang terjadi akibat dari menurunnya fungsi motorik akibat gangguan yang terjadi.

     2. Manual Muscle Testing/ MMT

Assesment yang dilakukan seorang okupasi terapis lainnya dalam penatalaksanaan pada kasus Radial Nerve Injury adalah untuk meningkatkan derajat kekuatan otot, otot otot yang mengalami kelemahan akibat lesi saraf radialis harus mendapatkan Motor Reedukasi, dimana kemampuan menahan sebuah tekanan dan gravitasi adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi occupational performance pasien.

      3. Sensori Testing

Peran Okupasi Terapi pada penatalaksanaan pasien dengan gangguan Nervus Radialis adalah melakukan assesment terhadap fungsi sensori. Nervus Radialis Injury merupakan bagian dari kasus disfungsi fisik dengan gangguan neurologi yang biasanya akan mengakibatkan penurunan kemampuan sensori. Pada kasus lesi nervus Radialis biasanya akan mengakibatkan penurunan sensori pada tangan yang akan mengakibatkan ketidakmampuan memanipulasi benda didalam lingkungan

     4 . Hand Skill 

Pemberian aktifitas yang melibatkan keterampilan motorik halus seperti Tip Pinch, Lateral Pinch dan Thumb Pinch, Grasp, Cylindrical Grasp, Spherical Grasp, Hook Grasp, Ball Grasp, Grip, Reaching, Pulling, Pushing, Billateral Chaching dan Billateral Reaching.

      5. Endurance Testing

Assesment kemampuan pasien untuk mempertahankan sebuah aktifitas merupakan salah satu peran okupasi terapi dalam kasus Radial Nerve Injury, kemampuan pasien untuk menjaga pengeluaran energi untuk melakukan sebuah aktivitas sangat penting dalam menjalankan sebuah aktivitas ADL, dan IADL. Latihan endurance merupakan salah satu tugas dari okupasi terapi untuk meningkatkan toleransi aktifitas pada pasien dengan gangguan Nervus Radialis.

References

Reed, Kathlyn L. “Quick Reference to Occupational Theraphy”. 1991. Maryland : Aspen publisers.

Trombly, Catherine A. “Occupational Therapy For Phsyical Dysfunction : Third Edition. United State of America: Williams & Wilkins.

Helen L.Hopkins. Helen D.Smith. “Willard And Spackman Occupational Therapy : Eight Edition”. Pennsylvania: J.B Lippincott Company Philadelphia.

Edward A.S Duncan, “Foundations For Practice In Occupational Therapy : Fifth Edition”, London : Chuechill Livingstone.

Putz R, Pabst R. “Atlas anatomi Sobotta Jilid 1. Alih bahasa, Y. Joko Suyono ; editor edisi bahasa Indonesia, Liliana Sugiharto. Ed 22. Jakarta : ECG, 2006.

Mardjono M, Sidharta P. “Neurologi Klinis Dasar”. 2013. Jakarta : Dian rakyat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s