DEFINISI OKUPASI TERAPI : STATEMENT WFOT

Artikel Terjemahan
Source : http://www.wfot.org/ (World Federation Occupational Therapy)/Edit

Okupasi Terapis adalah sebuah profesi kesehatan yang menerapkan penanganan kesehatan dengan konsep client – center yang berkaitan dengan promosi kesehatan dan kesejahteraan dalam melakukan sebuah aktifitas kerja. Tujuan utama dari penanganan Okupasi Terapi adalah untuk mengembalikan kemampuan seesorang dalam melakukan sebuah aktifitas kerja dalam kehidupan sehari – hari misalnya mandi, makan (activity daily living), menulis, berkebun (productivity) dan melakukan aktifitas hobi (leisure). Seorang Okupasi Terapis dapat bekerkerjasama dengan sebuah  komunitas atau orang lain yang berhubungan dengan client untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari upaya pengembalian fungsi aktifitas yang diprogramkan dan diharapkan oleh client, bahkan walaupun keadaannya tidak memungkinkan untuk mengembalikan fungsi aktifitas secara normal Okupasi Terapis dapat melakukan beberapa modifikasi pada lingkungan atau proses dari aktifitas tersebut sehingga client dapat beraktifitas dengan lebih baik.

shrp-occup-therapy
Membuat modifikasi alat bantu (Reacher) merupakan salah satu tugas okupasi terapis dalam meningkatkan kemampuan client dalam beraktivitas.

Okupasi Terapis memiliki cakupan ilmu yang luas dalam dunia kesehatan yang melibatkan prilaku sosial, psikologis, psikososial dan ilmu kerja yang berkaitan dengan sikap, kemampuan, pengetahuan untuk berkaloborasi dengan orang lain secara personal, dalam sebuah grup dan komunitas. Okupasi Terapis dapat telibat dalam setiap aktivitas semua orang, termasuk mereka yang memiliki kelemahan pada struktur dan fungsi anggota tubuh yang berdampak pada kondisi kesehatan, atau seseorang dengan keterbatasan kemampuan bersosialisasi dalam sebuah lingkungan yang berdampak pada kehidupan sosial, atau keanggotaan dalam kelompok tertentu.

Seorang Okupasi Terapis percaya bahwa keikutsertaan dapat menjadi faktor untuk meningkatkan kemampuan seseorang dari keterbatasan secara fisik, kognitif, atau karakteristik dalam melakukan aktifitas baik secara fisik, sosial, dan budaya. Karena itu, praktisi Okupasi Terapis memiliki fokus untuk meningkatkan dan mengembalikan kemampuan client dengan cara mengubah faktor aspek personal, aktifitas kerja, dan lingkungan, atau kombinasi dari semuanya untuk menambah kemungkinan partisipasi dalam sebuah aktifitas.

Okupasi Terapis  bekerja dalam berbagai lapisan masyarakat diantaranya sekolah, kantor, pusat kesehatan, pusat rehabilitasi, panti sosial, dan pelayanan forensik. Seorang client dilibatkan secara aktif dalam keikutsertaan program terapi untuk mengembalikan fungsi dalam melakukan sebuah aktifitas. Kemajuan dan peningkatan dari program yang diberikan diukur dari tingat keikutsertaan dan kepuasan yang terukur secara objektif dalam occupational performance.

Ilmu Okupasi Terapi diterapkan dengan kurikulum tertentu yang diajarkan pada tingkat Universitas di berbagai negara.

therapist
Tugas seorang okupasi terapis dalam melakukan penanganan dalam bentuk terapi aktifitas upaya mengembalikan fungsi tubuh dari keterbatasan
adhd-pada-anak-640la9qmicm1c6jvljzldumtesij1epf13b3dz8zw0q
Seorang praktisi Okupasi Terapis juga memberikan pelayanan kepada anak anak dengan gangguan tumbuh kembang seperti Cerebral Palsy, ADHD, hingga Autis menggunakan pendekatan terapi yang berfokus pada pemberian aktifitas yang berujuan (Meaningful Activity).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s