Alexia : Kebutaan Kata

Author : Mutiara Khairunnisa

Alexia adalah jenis dari dyslexia yang dapat disebabkan oleh penyakit stroke ataupun trauma otak. Beberapa orang mungkin sudah mengenal istilah dyslexia yang merupakan salah satu jenis kesulitan belajar yang menyulitkan seseorang individu untuk membaca. Sedangkan Alexia adalah kondisi dimana seseorang mengalami kebutaan terhadap kata-kata. Alexia adalah disabilitas yang diperoleh, dimana individu yang sebelumnya memiliki kemampuan membaca dengan baik, dapat menjadi kehilangan kemampuan tersebut. Alexia dapat menyebabkan masalah minor seperti kesulitan untuk konsentrasi, atau kesulitan untuk membaca tulisan berukuran kecil, sampai masalah yang lebih besar seperti tulisan yang tiba-tiba terlihat asing.

Apa yang Perlu Kita Ketahui Mengenai Alexia?

Bayangkan di suatu pagi, kita terbangun seperti layaknya hari biasa, tapi ketika kita membuka handphone kita, tulisan-tulisan yang tertera di sana terlihat aneh. Lalu ketika pergi ke dapur untuk menyeduh kopi, tulisan di bungkus sachet kopi sama sekali tidak kita mengerti. Kita melihat sekeliling dan tidak ada satupun tulisan yang dapat kita baca.

Alexia dapat juga muncul bersamaan dengan aphasia ekspresif (kesulitan untuk mengucapkan kalimat) dan juga agraphia (kesulitan untuk menulis. Artinya, tidak hanya seorang individu mengalami kesulitan saat membaca, individu tersebut juga berkemungkinan untuk mengalami kesulitan untuk menulis atau berbicara dengan kalimat yang sesuai.

Smart Graphic

Belum ditemukan obat atau metode penyembuhan lainnya untuk gangguan ini, namun ada cara bagi seorang individu untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut. Salah satunya adalah yang dialami oleh Howard Engel. Engel adalah novelis berkebangsaan Kanada yang mengalami stroke ketika tidur pada tahun 2001 dan mengalami alexia. Stroke telah menyebabkan gangguan pada bagian otaknya yang mengatur fungsi membaca, sehingga kata-kata dan huruf-huruf tiba-tiba menjadi asing bagi Engel. Hal tersebut tentu sangat mengerikan terlebih karena Engel adalah seorang penulis professional. Dia mencoba berbagai cara untuk mengembalikan kemampuannya dalam membaca: men-tracing huruf dengan jarinya dan mempelajari kata melalui motoriknya, menggambar huruf di udara, dan yang terakhir adalah membentuk huruf (tracing) dengan  lidahnya. Metode ini merupakan metode yang paling efektif bagi Engel. Dia bahkan mencapai kemampuan dimana dia dapat membaca terjemahan dalam foreign film.

Mengetahui betapa mengerikannya kemungkinan alexia, meskipun terdapat alternative untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut tentu ada jauh lebih baik mencegah terjadinya gangguan otak seperti stroke.

Sumber :

What Are Reading Disorder. In NICDH. Retrieved January 26, 2017. From https://www.nichd.nih.gov/health/topics/reading/conditioninfo/pages/disorders.aspx

Acquired Dyslexia. In Thieme. Retrieved January 26, 2017. From https://www.thieme-connect.de/DOI/DOI?10.1055/s-2000-13174

The Writer Who Couldn’t Read. In NPR. Retrieved January 26, 2017. From http://www.npr.org/sections/krulwich/2011/06/01/127745750/the-writer-who-couldnt-read

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s