Post-disease Hand Recovery Training

Author : SEBAT – OT

Pict Source : http://globe-views.com/dreams/hands.html

Beberapa penelitian mejelaskan penanganan yang dapat dilakukan Okupasi Terapis dan disiplin ilmu terkait dalam memberikan terapi untuk memperbaiki kemampuan tangan dalam melakukan aktifitas :

Bone, Joint, and General Hand Disorders

  1. Hand Exercise untuk Rheumatoid Artritis

       Kebanyakan orang dengan rheumatoid arthritis memiliki kerusakan pada sendi tangan dan pergelangan tangan (Harris, 1997). Pembengkakan pada sendi dan artrofi otot pada akhirnya dapat menyebabkan kelainan bentuk dan gangguan fungsi tangan. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa adanya penurunan pada kekuatan grip, range of motion, dan fungsi tangan pada orang dengan rheumatoid arthritis (Dellhag, Grennan DM, & Palmer DG, 1980; Dellhag & Hosseini N, 2001).

           Gangguan seperti kelainan bentuk (malformitas) dan berkurangnya kekuatan grip disertai penurunan rentang gerak yang akhirnya berkorelasi dengan semakin buruknya fungsi tangan / ketangkasan (Jean, 2004).

       Menurut penelitian (Schaufler, Sverdlik SS, Baker A, & Krewer SE, 1978) dengan jumlah sample penelitian sebanyak 18 pasien RA yang memiliki defisit pada tangan. Penggunaan intervensi berupa ROM exercise dan isometric strengthening exercises yang dilakukan setiap hari dalam tempo 4 bulan menunjukan adanya peningkatan pada grip strength, pinch strength, ROM,  dan task performance.

           Menurut penelitian Hoening, dengan jumlah sample penelitian sebanyak 57 pasien dengan gangguan RA yang memiliki defisit pada tangan. Penggunaan intervensi yang dilakukan dalam 3 experimental group ; (1) E1 = pemberian ROM exercise,  (2) E2 = strengthening , (3) E3 = ROM exercise dan strengthening dan satu kontrol grup yang tidak diberi penanganan, penelitian dilakukan  dalam jangka waktu 3 bulan menunjukan adanya peningkatan grip strength, ROM MCP dan PIP, ulnar deviation, deformities, ketangkasan tangan dan penurunan kekakuan dan nyeri pada sendi menggunakan intervensi ROM exercise dan strengthening dalam periode waktu tertentu, penggunaan intervensi pada E1 dengan ROM exercise ternyata tidak menyebabkan perubahan yang signifikan pada hasil outcomes penelitian.

      Menurut penelitian (Brighton, Lubbe JE, & van der Merwe, 1993) dengan jumlah sample penelitian sebanyak 55 pasien diagnosa RA selama 1 tahun,  usia 27-59 tanpa deformitas yang parah.  Penggunaan intervensi yang dilakukan dalam periode waktu 4 tahun, menujukan bahwa experimental group yang diberi penanganan berupa exercise selama 6 hari mengakibatkan peningkatan pada grip/pinch strength ROM MCP dan PIP dibanding kelompok kontrol yang tidak diberikan penanganan.

     Menurut penelitian (Dellhag B & Bjelle A, 1999), dengan jumlah sample penlitian sebanyak 52 pasien dengan diagnosa RA. Penggunaan intervensi yang dibagi kedalam 3 experimental group ; (1) E1 = ROM exercise dan resisted grip, (2) E2 = wax bath, (3) E3 = waxbath dan exercise,  serta kontrol grup yang tidak diberikan penanganan, latihan dilakukan selama 3 kali dalam seminggu selama 4 minggu menunjukan bahwa penggunaan intervensi E1 (ROM exercise dan resisted grip ) dan E3 (wax bath dan exercise) meningkatkan  ROM, menurunkan nyeri, meringankan kekakuan, dan memperkuat kemampuan grip, sementara penggunaan ROM ex dan resisted grip pada E1 tidak memberikan dampak signifikan pada peningkatan outcomes penelitian.

Peripheral Nerve Disorders

  1. Hand Exercise untuk Carpal Tunnel Syndrome

       Pengobatan CTS meluputi berbagai pilihan pengobatan konservatif meliputi splinting, latihan spesifik, terapi parafin, dan ultrasound. Dari perawatan konservatif ini, latihan tendon dan nerve gliding sangat populer, dan telah digunakan sejak tahun 1990 dalam pengelolaan (Baysal, 2006).

           Intervensi Carpal Tunnel Syndrome dapat dilakukan dengan cara neural gliding exercises sebagai latihan alternatif lain dalam rangkaian latihan komperhensif (Medina McKeon, 2008).

          Menurut penelitian (Horng, 2014), dengan jumlah sample sebanyak 53 dengan gangguan CTS, dilakukan intervensi terhadap 3 kelompok dalam waktu 2 bulan ; (1) paraffin therapy, splint, tendon gliding exercise, (2) paraffin therapy, splint, nerve gliding exercise, (3) paraffin therapy, splint. Didapatkan peningkatan pada uji instrument/outcomes untuk kelompok satu diantaranya SSS: symptom severity scale; FSS: functional status scale; DASH: Disability of the Arm, Shoulder, and Hand questionnaire; WHOQOL-BREF: World Health Organization Quality of Life questionnaire, kelompok 2 dan 3 tidak memperoleh peningkatan pada outcomes instrumen FSS: functional status scale, DASH: Disability of the Arm, Shoulder, and Hand questionnaire.

Tendon Disorders

  1. Tendon Transfer

          Pasien yang mendapat intervensi berupa melakukan gerakan aktif menunjukkan kekuatan dan ROM yang lebih baik pada 3-4 bulan kedepan dibandingkan peserta dalam kondisi imobilisasi  (Sultana, MacDermid, J. C., Grewal, & R., & Rath, S, 2013)

      2. Ekstensor Tendon Injury

          Pasien yang melakukan gerakan jari secara aktif dalam 5 hari setelah operasi, dalam waktu 3 minggu pertama setelah operasi, memiliki peningkatan terbesar dalam perkembangan tangan fungsional pada 12 minggu. dibandingkan dengan pasien yang menerima gerakan pasif awal atau yang tangannya sepenuhnya diimobilisasi selama 3 minggu pertama (Hall, 2010)

          Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa melakukan gerakan awal selama 4 minggu pertama setelah operasi, menggunakan splint gerak relatif (modified relative motion splint) menghasilkan peningkatan gerak aktif total secara signifikan pada 6 minggu (Hirth, Bennett, Farrow, & Cavallo, 2011).

 

Daftar Pustaka

Baysal. (2006). Comparison of three conservative treatment protocols in carpal tunnel syndrome. Int J Clin Pract, 2006, 60: 820–828. .

Brighton, Lubbe JE, & van der Merwe. (1993). The effect of a long-term exercise programme on the rheumatoid hand. Br J Rheumatol. 1993;32:392–5.

Dellhag B, & Bjelle A. (1999). A five-year followup of hand function and activities of daily living in rheumatoid arthritis patients. Arthritis Care Res. 1999;12:33–41.

Dellhag, & Hosseini N. (2001). Disturbed grip function in women with rheumatoid arthritis, J Rheumatol.2001;28:2624–33.

Dellhag, Grennan DM, & Palmer DG. (1980). Hand grip function in patients with rheumatoid arthritis, Arch Phys Med Rehabil 1980;61:369–72.

Hall. (2010). Comparing three postoperative treatment protocols for extensor tendon repair in Zones V and VI of the hand. American Journal of Occupational Therapy. 64, 682–688. https:/doi.org/10.5014/ajot.2010.09091.

Harris. (1997). Clinical features of rheumatoid arthritis In: Kelley WN, Harris ED, Ruddy S (eds). . Philadelphia: Textbook of Rheumatology. 5th ed. Philadelphia: WB Saunders, 1997:898–932.

Hirth, Bennett, Farrow, & Cavallo. (2011). Early return towork and improved range of motion with modified relative motion splinting: A retrospective comparison with immobilization splinting for Zones V and VI extensor tendon repairs. Hand and Therapy, 16, 86–94. https:/doi. org/10.1258/ht.2011.011012.

Horng. (2014). Ultrasonographic median nerve changes under tendon gliding exercise in patients with carpal tunnel syndrome and healthy controls. J Hand Ther, 2014, 27: 317–323, quiz 324.

  1. W. (2004). The Effectiveness of Hand Exercises for Persons with Rheumatoid Arthritis. J HAND THER. 2004;17:174–180.

Medina McKeon. (2008). Neural gliding techniques for the treatment of carpal tunnel syndrome: A systematic review. ournal of Sport Rehabilitation, 17, 324–341.

Schaufler, Sverdlik SS, Baker A, & Krewer SE. (1978). Hand gym for patients with arthritic hand disabilities: preliminary report. Arch Phys Med Rehabil. 1978;59:221–6.

Sultana, MacDermid, J. C., Grewal, & R., & Rath, S. (2013). he effectiveness of early mobilization after tendon transfers in the hand: A systematic review. Journal of Hand Therapy,. 26, 1–21. https:/doi.org/10.1016/j.jht.2012. 06.006.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s