Memaknai Okupasi

Jika fisioterapis menggunakan latihan fisik, terapis wicara menggunakan kemampuan berbicara dan ekspresi bahasa, psikolog menggunakan komunikasi dan proses berpikir, maka okupasi terapis juga memiliki alat utama dalam memberi layanan kepada kliennya, yaitu okupasi. Penggunaan okupasi inilah yang membedakan profesi okupasi terapi dengan profesi kesehatan lainnya. Berdasarkan organisasi okupasi terapi dunia, WFOT, okupasi merujuk pada aktivitas…

Baca Selengkapnya

Pentingkah Dukungan Keluarga Pada Pasien Stroke?

Penyebab Kematian Nomor Satu di Indonesia Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Penyakit ini juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami demensia dan depresi. Di Indonesia sendiri, penyakit neurologis ini memiliki prevalensi sebesar 10,9% atau sekitar 2.120.362 orang (Infodatin, 2019). Sekitar 21,1% kematian di Indonesia disebabkan oleh stroke. Dengan angka tersebut, stroke…

Baca Selengkapnya

Masalah Obesitas dan Bagaiman Okupasi Terapis Berperan

Tak terasa sudah sekitar enam bulan lamanya kita menjalani karantina akibat pandemi Covid-19.  Walaupun beberapa orang sudah melakukan aktivitas new normal kembali, namun masih ada diantara kita yang melakukan aktivitas dari rumah. Karena lebih sering dirumah, aktivitas fisikpun jadi minim kita lakukan, yang biasanya kita banyak menghabiskan waktu berjalan kaki ke sana ke mari, sekarang…

Baca Selengkapnya

Kenapa Muncul Nyeri Bahu Setelah Serangan Stroke?

Hemiplegic shoulder pain (HSP) atau disebut juga dengan nyeri bahu adalah salah satu komplikasi medis yang paling umum terjadi pada pasien stroke (McLean DE, 2004) dengan angka kejadian antara 30% sampai 65% kasus, tergantung pada populasi yang diteliti dan metode penilaian yang digunakan. Beberapa studi melaporkan bahwa hampir sepertiga dari penderita stroke, mengalami nyeri bahu…

Baca Selengkapnya